Kali ini gue akan membahas tentang Nasionalis Indonesia yang terinspirasi dari sesosok diatas. Pandji. Ya, Pandji banyak mengajari gue tentang arti nasionalis terhadap suatu negara itu sendiri. Gue bangga di Indonesia masih ada sosok-sosok seperti Pandji ini dimana saat orang lain justru mengejudge Indonesia sedemikian rupa, Pandji masih berjuang untuk membela Indonesia.
Pernah gue ditanyai sama guru gue waktu itu, dia bilang “Nah gimana dengan sesosok tokoh, dia itu tokoh, dia itu dikenal banyak warga Indonesia, tapi justru dia malah mengeluarkan sebuah buku yang intinya adalah menjelek-jelekkan Indonesia. Apakah itu suatu bentuk dari Nasionalis?”
Menurut gue, Mereka bisa aja cinta Indonesia, tetapi lingkungannya lah yang membuat mereka membenci negaranya sendiri. Gimana enggak? Disekitar mereka korupsi merajalela. Bayangkan saja di Indonesia itu bebas dari korupsi. Mereka tidak akan menjelek-jelekkan Infdonesia seperti itu. Menurut gue sebenernya mereka itu cinta kok terhadap Indonesia, tapi mereka nggak cinta sama pemerintahannya. Andai saja di Indonesia korupsi nggak membudi daya. Indonesia akan Maju bro! Indonesia akan kaya. Gimana enggak? Wong pemerintahan dari besar sampe kecil nya ada indikasi korupsi kok. Pemilihan Perangkat Desa saja menyogok, Gimana gedenya coba? Daripada dibuat nyogok kan mending disumbangin ke yang nggak mampu kan.
Andai saja dari kecil kebiasaan itu sudah dihilangkan dari diri kita, pasti gedenya kita juga nggak bakal kayak gitu kok. Dari kecil aja misalnya ya, kita mau beli jajan, tapi nggak punya uang, eh ada uang gopek di meja. Kita akan mengambilnya dan membelikan jajan kan? Itu aja udah salah satu dari bentuk korupsi bro! Ya gue harap sih, dari kecil kta udah dipupuk sama sifat anti korup. Di sekolah juga, kita juga udah terlalu sering ngelakuin korup. Kok bisa? NYONTEK. Nyontek itu juga merupakan korup bro! Andai ajaIndonesia itu bebas dari segalanya, dari hal-hal yang buruk, gue yakin Indonesia nggak terkenal di dunia dengan “terorisme”nya. Indonesia akan terkenal lewat prestasinya. Di Indonesia SDM nya memang agak jauh dibanding negara-negara maju lainnya. Ya ini disebabkan karena pemerintahannya. Andai aja sekolah gratis itu bener-bener ada. Sekolah gratis memang ada kok, tapi kadang kan juga masih diselipi pungutan-pungutan kayak gitu. Ya kasian aja kan sebenernya orang pinter tapi nggak mampu nggak bisa sekolah. Padahal mereka semangat banget buat sekolah. Padahal juga, yang kaya, yang bisa sekolah itu aja males kadang-kadang kan kalau disuruh sekolah. Jadi, Indonesia SDMnya terbelakang, ekonominya rendah, itu bukan gara-gara orang miskin bro! Itu gara-gara sistemnya. Sistem yang membuat keadaan seperti itu.
Ya emang ini Cuma berandai-andai kan. Andai aja ini terealisasi. Wah! Betapa Luar Biasanya Indonesia. Indonesia yang kaya akan Sumber Daya Alamnya, yang kaya akan minyaknya, yang merupakan Jantung Dunia. Indonesia yang kaya akan budayanya. Beranekaragam kebudayaan, suku bangsa, bahasa. Seharusnya bangga terhadap ini. Malaysia yang mengecap Reog sebagai budaya mereka. Itu karena apa? Karen akita sendiri yang kurang mencintai indonesia. Kita terlalu stuck sama pemerintahan Indonesia. Buat apa dipikirin terlalu banyak? Mending kita berfikir, bagaimana membuat Indonesia itu terkenal di Negara lain dengan “kelebihannya”. Indonesia juga punya banyak potensi di pariwisata. Kenapa itu enggak dimanfaatkan? Orang luarnegeri mengetahui Indonesia itu kadang-kadang Cuma karena “BALI” atau “JAKARTA”nya aja. Dan itu karena apa? Karena wilayah tersebut mempunyai wisata yang indah. Padahal, di pulau-pulau dari sabang sampai merauke, di pulau-pulau kecil, di banyak wilayah di Indonesia mempunyai potensi yang lebih dari Bali kok. Misalnya aja lombok, bagus banget malah wisatanya. Raja ampat juga kan? Tapi kenapa? Kenapa hanya Bali yang diketahui masyarakat luar? Karena kita kurang mengeksplor! Kita kurang mempromosikannya aja. Andai aja semua wisata di Indonesia bisa tereksplor, Devisa negara akan meningkat tajam.
Dari segi prestasi, Indonesia mempunyai segudang prestasi baik dari pertandingan regional sampai Internasional. Panahan Indonesia meraih peringkat 1 sea games. Sepak bola runner up di 2008. Bulutangkis Indonesia, juara 1 All England untuk ganda campurannya, juara 1 Swiss open juga. Dan masih sangat banyak prestasi-prestasi lainnya. Indonesia sebenarnya kaya kan? Kaya akan prestasi, kaya akan SDA, kaya akan wisata. Kita aja justru yang nggak sadar.
Sekian dulu bacotan saya tentang nasionalisme ini. Apabila ada kesalahan dalam penulisan merupakan unsur ketidaksengajaan. Sekian. Terima kasih J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar