Kamis, 17 Mei 2012

Arti Sebuah Fans


Dearest my beloved blog.
Kali ini gue pengen beraspirasi. Gue pengen beraspirasi tentang… ehm.. sebuah fans fanatic. Tapi disini, gue beraspirasi sebagai orang netral. Gue enggak membela siapa-siapa. Sebenernya apasih arti fans itu sendiri? Fans dalam Kamur Besar Bahasa Indonesia mempunyai arti sebagai berikut. peng·ge·mar n orang yg menggemari (kesenian, permainan, dsb).
Gila gue suka band ini, lagunya enak, performnya keren. Setelah statement itu keluar kemudian ada keinginan untuk mengetahui band itu lebih dalam, mencari tahu kapan mereka manggung dan tanpa sadar mempromosikan kalau band itu keren. Itu sudah termasuk dalam gejala-gejala seseorang telah menjadi fans sebuah band. Fans tidak akan muncul tanpa adanya karya berkualitas dari band. Begitu pula band tidak akan bertahan lama bila tidak mempunyai fans yang berkualitas. Keberadaan fans pun akan berpengaruh pada penjualan fisik. (badutromantis.com)
Disini gue lebih menonjolkan tentang sebuah fans yang ngefans dengan karya Negara lain. Dia ngaku bangsa Indonesia. Dia ngaku cinta Indonesia. Tapi dia ngefans idola mereka di luar negeri. Tidak masalah. Dia ngaku bangsa Indonesia, dia ngaku cinta Indonesia, dia fans luar negeri, dan dia menjelek-jelekkan negerinya sendiri. Ini baru sebuah masalah. Kenapa? Kenapa gue harus bilang begitu. Faktanya sebagian besar pecinta bb/gb luar negeri selalu menjelek-jelekkan bb/gbnya sendiri. Mereka belom tentu sepenuhnya plagiat kok. Lagu-lagu mereka juga asik untuk di dengarkan. Mereka juga punya potensi, cuma mereka muncul setelah grup dari luar booming. Apa mereka layak disalahkan? Enggak. Justru yang menjelek-jelekkan mereka yang patut dipertanyakan. Ngakunya cinta Indonesia, ngakunya seneng sama produk Indonesia, tapi apa? Menjelek-jelekkan industri musik di Indonesia, apa itu yang dibilang cinta Indonesia? Memang ada kalanya mereka salah karena telah memplagiat lagu idola kalian, tapi itu adalah cara mereka agar bisa menarik perhatian semua orang. Cara mereka salah dalam hal itu. Mereka seharusnya membuat lagu mereka sendiri meskipun jelek tapi tetap orisinil karya sendiri. Itu akan lebih dihargai daripada memplagiat milik orang lain.
Tapi, disini gue heran. Coba aja ada artis Indonesia yang lagunya dijiplak orang dari Negara lain? Apakah akan seantusias itu orang Indonesia? Apakah akan seantusias jika lagu idola yang mereka cintai diplagiat orang lain? Seharusnya kita bercermin pada kepribadian kita sebagai bangsa Indonesia. Harusnya kita sadar betapa besarnya arti cinta tanah air. Jika warga Indonesia bersikap seperti itu, (melebih-lebihkan Negara lain tapi merendahkan Negara sendiri) itu akan terlalu mudah bagi para penjajah yang ingin menguasai Indonesia lagi. Lebih mudah dari 67 tahun yang lalu, apakah kalian sebagai bangsa Indonesia akan menginginkan jika hal seperti itu terulang kembali? Oke, mungkin disini emang sedikit lebay, tapi semua itu bisa saja terjadi kan? Nothing impossible, right?
Siapa yang menjelek jelekan negeri sendiri? Toh kita, fans yang idolanya berasal dari luar negeri cuma gasuka aja sama mereka. Ga semua di negeri sendiri kita jelek jelekin kan. Kita cuma gasuka bb/gb indo yang menurut kita plagiat. Apakah kalo bb/gb luar ga booming mereka bakal muncul? Pasti engga deh. Banyak juga kok yang masih suka lagu lagu band kayak Geisha, dll. Terus yang solo solo kayak Raisa. Kalo bb/gb nya engga deh. Menjelekan bb/gb indo bukan berarti menjelekan negeri sendiri. Itu salah.
Tapi itu salah satunya. Apa semua kayak gitu? Mereka kan cuma memanfaatkan pasar aja. Contohnya aja misal *** **** itu mereka nggak sepenuhnya jiplak kan? Apapun yang berasal dari Indonesia dan di bash di depan umum, itu namanya menjelekkan bangsa sendiri.
Kalo emang mereka plagiat ya mau gimana lagi? Kita hanya menjelekan ke plagiatan mereka. Toh ga semua yang di industri musik kita bash. Kita cuma menjelekan mereka. Kan kayak yang gue bilang tadi, kalo bb/gb korea ga booming juga mereka pasti gaakan ada deh. Yang booming di indo itu kan band kayak d'masiv, ungu, geisha dll.
Kalo aja artis Indonesia digituin apa reaksinya juga akan seperti itu? Oh ngebash ke-plagiatannya doang? Ke plagiatan karyanya aja? Tapi kok gue rasa ngebashnya sampe diri pribadi mereka sendiri juga di jelekin. Kayak misal abis liat konser tbtb ada yang ngefans gitu, terus kenapa mereka juga di bash? Emang ngefans sama orang salah? Enggak kan, asal nggak berlebihan aja. Terus, pas ada konser idola kalian misalnya aja, terus kenapa kalian enggak mau jika bintang tamunya berasal dari Indonesia sendiri? Apa kalian malu sama negeri sendiri? Kenapa juga kalian ingin ngebash jika bintang tamunya berasal dari negeri sendiri?
Siapa yang bilang ngefans sama orang salah? Kita cuma ga pengen mereka yang liat abis konser terus suka gitu cuma suka karna mereka udah terkenal aja. Apa kalo mereka tau kekurangan si artis atau kepopuleran si artis udah minim apa mereka masih nge fans? Kalo emang fans sejati selalu dukung idol nya kan gimana pun kondisi si idol. Kita sebagai ******* cuma ga terima aja mereka niru niru gaya idola kita. Kalo masalah ngebash sampe diri pribadi mereka sih, engga sampe segitunya. Kenal juga engga sama mereka ngapain jadi ngebash diri mereka sendiri? Cuma gasuka aja mereka plagiat. Kalo diri mereka sendiri sih bodo amat. Kurang kerjaan kalo begitu. Memang banyak juga yang ngebash sampe ke diri sendiri masing masing member bb/gb indo, tapi beberapa ga kayak gitu ya. Mending memperdalam idolanya  daripada kayak begitu, kurang kerjaan.
Tapi yang diliat banyak orang kan mayoritas? Bukan minoritas. Kalo mayoritasnya yang bikin fans itu jadi jelek ya orang bakal mandang sebelah mata, tapi kalo orang ngefans dan mayoritasnya baik juga orang bakal mandang baik terhadap fans itu. Boleh lah ya enggak suka. Enggak suka itu wajar. Tapi kalo ngebash itu jangan. Gitu-gitu juga dari negeri sendiri. Apa mau gitu kalo misal mereka *idola kalian* juga di bash? Enggak kan J. Oh iya, ada satu lagi, bagi yang suka sama bb/gbnya sendiri gue harap juga nggak ngebash yang dari luar. Nggak baik. Semua orang pasti punya kelebihan dan kekurangan kan? Harusnya kalian berterima kasih sama yang dari luar, karena kalo nggak ada yang dari luar booming, kalian juga nggak akan punya idola seperti mereka.
So, kesimpulannya menurut gue, boleh suka sama siapa aja. Boleh engak suka sama siapa aja. Tapi, menurut gue lebih baik jika memang seneng sama mereka yaudah silahkan aja seneng, asal nggak usah ngejelek-jelekin yang lainnya. Boleh ngekritik, ngekritik akan jauuuuuuuuh lebih baik dibandingkan merendahkan. Fans terlalu fanatic itu juga nggak baik loh. So, menurut kalian mana yang lebih baik? J

7 komentar:

  1. Duh bingung mau ngomen apa, tapi emang banyak yang bener dari yang lo tulis. Sebagian besar, yang part awal ini gue nggak terlalu paham. Cuma ya intinya yang tentang mayoritas itu emang bener HAHA-_-
    Gue semalem abis diskusi sama temen k-popers juga tentang 'pure' salah satu fandom gitu. Sebenarnya tuh yang bikin nama salah satu fans jelek itu ya mereka. Yang ngakunya 'pure' fans itu doang dan gak suka sama salah satu bb/gb. Padahal dari tweet-nya dia juga ngespazz tentang bb/gb lain. Mungkin mereka yang disebut fans fanatic, yang menganggap mereka berkuasa dan berhak ngatur-ngatur orang lain.
    Kalau tentang fans musiman sih sebenarnya bukan benci ya, cuma ya gitu ngerasa terganggu kan soalnya mereka ikut menjadi bagian dari salah satu fandom itu padahal mereka cuma ikut-ikutan. Sebenarnya ya lebih kepada rasa tidak nyaman aja.
    Dan terakhir tentang masalah plagiat ya...mereka yang ngaku gak suka i-popers itu bukannya gak suka lagu indo, mereka cuma gak suka lagu bb/gb indo. Selebihnya ya pasti masih dengerinlah ya. Dan emang gak semua orang kayak gitu (contohnya gue xp)biasanya mereka yang suka ngebash itu rata-rata yang masih labil, gue juga masih labil tapi gak sampe segitunya ya. Karena di Indonesia sendiri kan hak menghargai pendapat orang lain rendah banget. Mereka kadang cuma ikut-ikutan dan gak banyak yang berfikir positif karena pengaruh lingkungan. Yang gue tau kebanyakan kayak gitu. Dan beberapa yang lainnya juga paling cuma menyatakan "nggak suka deh sama dia". Mereka aja yang *-popers kadang suka ngebash bb/gb k***a ex: mereka cantik tapi sayang muka plastik dan idiot, ini salah satu contoh dari mereka. Sesama aliran aja saling ngebash gimana yang dianggap sebagai plagiat. Jadi ya itu masing-masing orangnya. Mending ya kalo mau ngehina orang jangan mengatasnamakan suatu fans, mending individu aja.
    Nice post! Lanjutkan^^

    Sincerely,


    Jeany

    BalasHapus
  2. emang bener sih..
    jadi intinya kan satu sama lain nggak boleh saling menjelekkan, saling menjatuhkan. intinya mereka kan memanfaatkan kesempatan pasar aja, kebetulan abis bb/gb ****a booming di indonesia langsung ngetren gitu kan bb/gbnya. Jadi, harusnya emang mereka harus berterima kasih sama yang jadi trensenternya.
    Gue enggak sepenuhnya nyalahin fans yang pure gitu. tapi menurut gue, ada baiknya jika jadi fans itu jangan terlalu fanatic gitu. Kasian yang di hina, mereka juga punya hati kan? So, sekali lagi gue bilang, jadi fans itu jangan terlalu fanatic, boleh seneng, boleh benci, tapi jangan saling menjatuhkan. harusnya adalah saling mendukung :)
    Yang part awal itu maksudnya kalo semua warga aja kayak gitu (pure maksudnya) ya mau jadi apa bangsa ini? Dengan mereka pure kayak gitu kan otomatis mereka benci sama selain yang mereka sukai. Kalo mereka seperti itu, itu malah akan menghancurkan negaranya sendiri. Dan itu nggak baik. Emang demam sesuatu itu udah biasa terjadi, tapi akan lebih baiknya, setelah terjadi demam sesuatu itu muncul ide-ide yang bisa membuat orang lain "demam" juga terhadap Indonesia sendiri. ^^

    BalasHapus
  3. Ari...mmmm gimana yaa... Iya sih, apa yang kamu tulis emang ada benernya juga. wkwkwkwk aku bingung to hee mau ngomong apa lagi. soale udah mbuk critakan kabeh. hahahah
    intinya emang bener dan aku dukung sama statementmu,,
    lihatlah orang dari dua sisi(sisi positif sama sisi negatif).
    jangan mentang2 kita gak suka trus kita menjelek2kan orang itu juga gak baik. toh, tiap orang pasti kan ya ada sisi kekurangannya.
    trus, kalo emang ngfans ya biasa aja ga usah terlalu over gitu.
    kayak temen gue (*** yang ngfans Hayom bajakan) wkwkwkwkwk,bercanda.
    wessss.... intinya gue setuju sama loe, Bro,,,,,
    ^.^ likeee iiit....

    BalasHapus
  4. Thanks chaaaaa {{}}
    Emang bener banget itu. Thanks ya komennya :)

    BalasHapus
  5. ini pas banget sama sikon sekarang. lo tau nggak timeline gue dati atas sampe bawah isinya apa cebek, and you know who are they? they are cherrybelle.
    oke ini bermula karena chibi ke korea dan ada salah satu fans chibi yang ngaku-ngaku bahwa dia twibi korea padahal jika telusuri lebih dalam itu meragukan banget. jadi gini, gue sebenarnya juga bingung mau gimana. dari sini gue melihat bahwa gak sepenuhnya anak kpopers yang memulai gara-gara, ini karena ular twibi aja yang 'mencari sensasi' dan akhirnya malah bikin kpopers marah.
    coba bayangin aja ada salah satu fanbase chibi yang ngaku katanya salah satu personel chibi bilang bahwa twibi di korea banyak. dan dia ngomong tanpa bukti. well, kalau gue saranin juga lebih baik mereka pake bukti mengingat mereka pasti udah tau bahwa mulut kpopers itu tajam-tajam.
    jadi disini siapa yang salah?
    dan menurut sepengetahuan gue kpopers itu gak ngebash mereka yang bisa nyanyi kok, contohnya blik ya, ada juga beberapa dari mereka yang suka. except, yang udah gue ceritain ke lo masalah shilla.
    kalau dari gue sendiri sih harusnya kita semua sama-sama sadar, bukan untuk kpopers aja. karena mereka para kpopers gak akan berulah begitu aja kalau nggak ada yang mancing. dan umumnya remaja indonesia itu mudah terpancing dan terpengaruh, termasuk gue.
    twibi jelas membuat kpopers terganggu dengan ulahnya yang membuat acc mengatakan bahwa dia twibi korealah, twibi kanadalah padahal ngomong pake b.inggris aja salah kaprah /ini gak maksud ngehina tapi fakta/
    semua yang gue tulis frontal banget lmao I deeply regret any offense caused. forgive me.

    sincerely,

    jeany

    BalasHapus
  6. Iyap emang lo bener. Nggak akan ada asep kalo nggak ada api, yakan? So, menurut gue balik lagi seperti yang diatas. Nggak boleh saling menjelekkan-saling merendahkan. Mending saling membanggakan. Itu kan bikin semuanya jadi akur. Siapa sih yang nggak suka akur? Pasti semuanya pengen kan hidup damai. Jadi ya kalo pengen damai pake cara yang aman aja :)

    BalasHapus
  7. masalahnya cara yang aman itu yang seperti apa? susah ya kalo kata gue, karena semua orang pikirannya beda-beda. gak semua kayak lo-_-HAHAHA
    gue frontal abis ya duh. ya gimana udah terlanjur /plak

    BalasHapus