Sabtu, 05 April 2014

PJTl FTIf 2014 : Premiere? Pertama dan Utama.


Sabtu (5/4), hari kedua PJTL FTIf dilaksanakan di TC 104. Di hari kedua ini peserta banyak diberikan materi lebih mendalam mengenai apa yang sudah pernah dipelajari di PJTD yang lalu. Materi ini bersifat pengembangan dan di sertai dengan simulasi di akhir materi. Materi yang telah dijelaskan diatas ada 5, diantaranya review materi PJTD, Investigasi Reportase, Media dan Manajemen, Layouting, serta Videografi.
Materi yang pertama adalah mengenai review materi PJTD. Secara garis besar, di dalam TD telah mengulas beberapa materi diantaranya Jurnalistik dasar, Keterampilan Menulis, Pengelolaan Informasi, serta Fotografi Jurnalistik. Dalam jurnalistik dasar banyak dijelaskan mengenai kode etik jurnalistik yang seharusnya dilakukan, motivasi penulisan, Peran dan Fungsi Pers secara Global serta Peran dan Fungsi Pers Mahasiswa.
Selesai dari materi pertama, peserta PJTL FTIf membuat nama angkatan untuk PJTL Perdana ini. Karena PJTL ini bertemakan cinema, maka munculah nama yaitu Premiere. Setelah itu berdiskusi mengenai jargon yang pas. Karena kami yang pertama, maka jargonnya pun menjadi “Pertama dan Utama”.
Materi yang kedua adalah investigasi reportase dan opini, dalam materi ini banyak dijelaskan mengenai teknik melakukan investigasi yang baik. Apa sih sebenarnya investigasi itu? Lalu apa bedanya dengan In Depth News? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan investigasi? Serta masih banyak penjelasan lagi mengenai teknik menulis opini. Singkat saja, saya akan menggulas beberapa yang sudah dipelajari. Jadi dalam investigasi, tidak ada deadline yang mengharuskan berita tersebut segera muncul, karena sesungguhnya investigasi adalah pengungkap kebenaran. Jika memang dirasa berita sudah benar dan lengkap maka berita tersebut boleh segera dimunculkan. Untuk melakukan investigasi membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Mengapa? Wartawan harus mencari dan menyelidiki kasus ini serta mencari narasumber yang benar-benar pas dan mau mengungkapkan segala kebenaran yang ada tanpa di tutup-tutupi. Sedangkan bedanya dengan in depth news, dia mengulas berita lebih mendalam dan kritis, tapi tidak ada hubungannya dengan publik. Investigasi sangat berhubungan dengan nasib publik namun bukan perseorangan yang mempengaruhinya, bias jadi perseorangan tapi bekerja sama dengan dinas-dinas atau perusahaan terkait. Beralih ke opini, opini adalah sarana kita untuk mengungkapkan pendapat seluas-luasnya dengan fakta yang ada.
Materi yang ketiga adalah media dan marketing. Disini banyak dijelaskan tentang perbedaan majalah satu dengan yang lainnya. Tiap majalah mempunyai pakem tersendiri. Semakin terkenal media tersebut, semakin mahal pula iklan yang ingin dipasangkan. Iklan dalam Koran biasa dihitung per baris dan per kolom. Sama dengan di majalah, tambahannya biasanya di majalah juga sudah terdapat hitungan untuk menghitung iklan di sebelah kanan berapa dan di sebelah kiri berapa. Tentunya iklan di halaman sebelah kanan akan lebih mahal.
Materi yang keempat adalah Layouting. Disini peserta PJTL FTIf diajarkan mengenai tipografi dan dasar-dasar layouting di adobe In Design. Materi ini tentunya sangat menarik. Kami banyak diajarkan mengenai kontras, kesesuaian dengan background, dan masih banyak lagi lainnya.
Materi yang terakhir adalah materi videografi. Dalam materi ini peserta banyak diajak untuk menonton video dan diberikan pengetahuan mengenai teknik dalam mengambil gambar. Videografi merupakan salah satu media terbaru dalam pembuatan berita. Videografi ini sebenarnya sangat efektif dilakukan untuk membuat suatu berita karena otomatis pembaca akan bias cepat menangkap apa yang dimaksud dengan melihat video daripada membaca dan membayangkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar